05.12.09

Tifa Thank u, Luv u

Ditulis dalam Kritikan pada 11:45 am oleh amongilala

Akhirnya Kau Kembali lagi di Pelukanku, hampir 10 bulan aku menungguMu lagi, walaupun tanpa kata-kata, dan  benar memang untuk soal cinta trg harus menunggu tanpa waktu. pasti ada jawabannya…

i Luv u Tifa

05.03.09

Ketua KPK jadi Tumbal Penguasa sebagai Pengalih isu DPT Fiktik

Ditulis dalam Kritikan pada 6:08 am oleh amongilala

Tulisan ini merupakan suatu analisa dugaan penulis semata….

Isu yang benar-benar menjadi berita hangat di seluruh Media Elektronik, dan media cetak Nasional serta jadi bahan omongan para Politisi kelas Senayan sampai pada Politisi keLas jalan roda (JAROD) yaitu Mengenai daftar pemilih tetap (DPT) Fiktif, kejadian ini harus diamini adalah Permainan Tingkat Tinggi dari salah satu orang ternama di negeri ini, yang saat ini juga sementara berkuasa. Namun begitulah ceritanya ketika seorang dalam posisi sementara berkuasa, segala lembaga Negara menjadi boneka yang siap dimainkan, ketika Isu DPT Fiktif sementara hangat-hangatnya, tiba-tiba muncul lagi isu Ketua KPK dijadikan tersangka pembunuhan Direktur salah satu BUMN, isu ini menurut saya sengaja ditimbulkan sebagai pengalihan dan salah satu scenario untuk menghilangkan tren DPT Fiktik yang begitu merebak di kalangan Masyarakat, karna bisa dikatakan kalau isu DPT fiktik akan terus di gulirkan maka akan berdampak pada ketidakpercayaan kepada sang penguasa negeri ini yang akan bertarung lagi di Pilpres nanti.
mungkin kita akan bertanya kenapa harus Isu Ketua KPK yang harus ditimbulkan?????Menurut dugaan saya, isu KPK merupakan isu paling tepat saat ini diakibatkan KPK dinilai suatu badan Penyidik yang punya power yang besar, yang berhasil memenjarakan orang-orang penting di negeri ini, walaupun menurut saya ini hanyalah suatu alat penguasa dalam menghentikan serta menghancurkan para lawan-lawan politiknya, apalagi Ketua KPK dianggap suatu momok yang sangat di takuti oleh seluruh pejabat teras dinegeri ini, karna ketika berurusan dengan lembaga yang diketuai pak yang berinisial AA ini, rasanya tidak ada ampunnya….trus yang berikut, Ketua KPK beserta lembaganya sengaja dihabiskan masa tugasnya serta kekuatannya karena di tahun-tahun mendatang, republik ini akan dikuasai oleh oleh partai Pemenang Pemilu milik penguasa saat ini baik, top eksekutifnya dari kelas kepresidenan sampai pada kelas Kepala Lingkungannya, serta legislatifnya dari kelas senayan sampai kelas tikala. Yang sudah tidak perlu ada lembaga-lembaga anti korupsi, karna tidak mungkin orang tua mau memenjarakan anak-anaknya, begitupun yang terjadi tidak mungkin User ingin memenjarakan pada kader-kadernya yang sedikit lagi akan memenangkan Pemilihan kepala-kepala daerah dan bisa diramalkan pada tahun-tahun mendatang Korupsi akan merajalela dinegeri ini sedangkan Lembaga seperti KPK (kalaupun masih ada ), Kejaksaan dan Kepolisian akan hanya jadi penonton setia dalam episode kali itu. Karna bentuk korupsi saat itu juga adalah kebijakan dari Penguasa negeri sebagai setoran wajib ke user dan untuk pembesaran partai.
Kejadian-kejadian ini sebenarnya sudah berapa kali terjadi dipemerintahan ini, dengan pengalihan Isu-isu yang sengaja di timbulkan yaitu isu kenaikan BBM dengan isu Pemukulan oleh FPI kepada para pendemo di Jakarta lalu, setelah itu ada juga Isu RUU Pornografi sebagai pemecah Hubungan antara Koalisi PDIP dengan PKS menjadi Demokrat dengan PKS, Isu BHP (swastanisasi Perguruan Tinggi Negeri) dialihkan dengan kenaikan besar-besar Dana pendidikan yaitu 20 % dari APBN, serta masih banyak lagi gaya dan cara penguasa yang mulai penulis cermati ……

Penulis Andika Mongilala,SE